Pak Sudia, Guru Olahraga Kita: Kenangan Bersampul Do'a


Bagi sebagian alumni Nesacis, nama Pak Sudia tak asing di telinga. Bagaimana tidak, beliau mengajar banyak generasi alumni, mengenalkan kecintaan pada olahraga dan meninggalkan kesan tersendiri. Beliau adalah salah seorang guru mata pelajaran olahraga, bersama Pak Ganda (alm.) dan Pak Ono (alm.), yang mengajar pada masanya.

Teh Heni Hendrayani misalnya, salah seorang alumni Nesacis, mengenang Pak Sudia, sosok guru yang amat dekat dengan para siswa tersebut.

"Pa Sudia...," kenangnya, "...siaaaap bersedia! Maka 8 putaranlah saya mengitari alun-alun. Saya sih seringnya duduk-duduk dulu ngambil nafas heheh, pengalaman yang manis. Berkah Alloh menyertai ya Pa Sudia, guru yang dekat dengan siswa dan murah senyum."

Kedekatan Pak Sudia dengan siswa diakui oleh tak hanya satu dua anak didiknya.

Kang Agus Sumarna punya kesan lain yang masih diingatnya lekat-lekat. "Beliau guru yang hebat," ungkapnya, "yang paling saya suka kalau ada acara lari puterin alun-alun... di waktu senggang beliau selalu ngajak ngobrol mengenai bulutangkis. Salam sejahtera, bapak tercinta...."

***

Waktu terus berlalu. Kenangan semasa bersama Pak Sudia perlahan terpaut waktu yang kian lama.

Kabar yang kami terima, pada tahun 2017 lalu kesehatan beliau sudah kurang baik. Faktor usia dan sakit yang diidap, menyebabkan beliau sudah tak dapat berjalan lagi.

Hari ini kabar baru menyebut bahwa beliau sudah dibawa keluarganya ke Palembang, agar mendapat perawatan dan pendampingan di usia senja.

Semoga Pak Sudia sehat dan panjang usia, serta semua jasa kebaikan beliau ketika mendidik kita mendapat ganjaran pahala yang berlimpah-limpah. Pula keberkahan selalu menyertai beliau.

Syafakalloh, Pak. Aamiin ya rabbal alamiin.

***

Akang Teteh punya kesan atau pengalaman sewaktu di bawah didikan Pak Sudia? Mangga diantos pisan komentarnya. Mohon sebutkan di tahun berapa ya, supaya kami dapat arsipkan dengan lebih baik. Terima kasih. 🙏

Sumber foto: Lia Galih

Post a Comment

No comments