Foto Iseng Anak Gadis Bikin Heboh, Ibu Overprotektif Jadi Korban

Kasih sayang luar biasa dari setiap orang tua pada anaknya tak jarang tercermin dalam sikap yang terkesan berlebihan dalam mengasuh, mendidik dan memberi penjagaan. Sikap tersebut kadang membuat anak merasa kurang bebas dan terkekang, meskipun sebenarnya didasari cinta kasih yang mendalam.

Samantha Busch, gadis berusia 22 tahun, rupanya termasuk anak yang agak gemas dengan sikap ibunya yang overprotektif. Ia pun lalu merasa mendapat kesempatan emas untuk mengusili ibunya dengan sebuah foto kejutan, ketika bertamasya ke Grand Canyon.

"Sejak lima hari sebelum berangkat, Ibuku sudah sibuk memperingatkan tentang bahaya jatuh di tebing atau tiupan angin," kata Samantha kepada ABCNews.com, sebagaimana dikutip oleh DailyMail.

Samantha lalu mengambil pose unik untuk foto yang diambil oleh pacarnya, yang mengesankan posisi dirinya sedang dalam bahaya. Foto tersebut seolah menunjukkan Samantha berada dalam kesulitan, hampir jatuh kedalam jurang yang besar dan memohon tolong. Nyatanya sang gadis sebenarnya berdiri dalam posisi yang sangat aman.


Foto iseng itu lalu dikirimkan kepada ibunya, Rebecca Busch, yang menerimanya seperti sebuah serangan jantung. Masalah menjadi rumit karena sang ibu yang berdomisili di Westmont Illinois, Amerika Serikat, samasekali tidak menganggap gambar tersebut sebagai sebuah karya kreatif atau unik, atau melihatnya dari sisi lucu.

Sang ibu dan teman-temannya yang bekerja pada sebuah perusahaan audit medis, segera diserang kepanikan karena foto tersebut. Sang anak gadis menambah dramatis suasana dengan mematikan penjejak GPS pada ponselnya selama seminggu penuh, untuk 'menghilangkan jejak' dari pantauan sang Ibu. Samantha rupanya ingin memberi tahu sang ibu agar tidak harus selalu tahu keberadaannya setiap waktu.

Samantha mengunggah fotonya di laman berbagi Reddit, dengan judul, "Ibu khawatir tentang perjalanan saya ke Grand Canyon, saya kirimkan padanya gambar ini." Foto tersebut dengan segera mengundang kehebohan dan menyebar luas secara viral karena keunikannya.

Samantha & Rebecca
Samantha mengatakan ibunya sudah tenang dan memaafkan keisengannya. Sang ibu yang menjadi korban keisengan pun tidak marah dan hanya merasa lega. Meskipun demikian bukan berarti Samantha berpikir akan mengakhiri semua keisengannya. Ia berjanji bahwa aksi isengnya bukanlah yang terakhir.

Nah, pernahkah Anda merasakan sikap orang tua yang overprotektif dan ingin merasa lepas dari semua itu? Atau Anda sudah mejadi seorang ibu atau ayah, yang memiliki sudut pandang lain pada kisah diatas? Silakan berkomentar.

Post a Comment

No comments