Teh Eni, KM Pemalu Yang Jadi Bu Dokter

Siapapun mungkin tidak akan menyangka kalau Teh dr. Eni Rochaeni dulunya adalah KM (Ketua Murid) yang pemalu, jika menilik jabatan beliau sekarang sebagai kepala Puskesmas Sadananya dan kepala Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Ciamis. Alumni kelas C Angkatan 1988 ini berkenan berbagi sedikit cerita untuk alumnismpn1ciamis.com sembari melayangkan dukungan untuk bergabung dalam IKA NESACIS (Ikatan Keluarga Alumni SMPN 1 Ciamis).

Isteri tercinta dari Kang Dikdik Ahmad, dan ibu dari dua orang putra dan seorang putri ini memang menempatkan pengalaman menjadi KM di kelas 3 sebagai kenangan paling berkesan selama menjadi siswa SMPN 1 Ciamis. Alasan Teh Eni sederhana saja, karena waktu itu beliau adalah seorang siswi pemalu. Untunglah seorang sobat karib, Kang Sony Adam, tampil sebagai penyelamat keadaan. Kang Sony yang menjabat sebagai Wakil KM mengambil peran untuk 'menyiapkan' kelas setiap hari, karena suara Teh Eni terlalu pelan. Hebatnya, KM dan Wakil KM ini ternyata kelak berjumpa lagi sebagai teman sejawat, sama-sama dokter meskipun berlainan domisili tinggal.

Pengagum Pak Iwa dan Pak Odjo ini mengaku bahwa pelajaran favoritnya sewaktu SMP adalah matematika. Beliau juga masih mengingat suasana kelas di waktu itu, dan sosok teman-teman tercinta. Konon ada yang paling pinter Kang Hadiansyah, yang paling cantik Teh Maya dan Teh Dewi, yang paling lucu Teh Farisa, dan tentu banyak lainnya dengan kekhasan masing-masing.

"Kejadian paling lucu," kenang Teh Eni, "Kalo temen-teman udah meragain cara guru mengajar, dan yang paling lucu kalo ada yang meragain bu Oom..."

Teh Eni rupanya memang sudah aktif dengan dunia pertolongan medis sejak usia belia. Dulu beliau mengikuti aktivitas PMR di gedung PMI, dan sekarang tanpa diduga para intstuktur yang dulu mengajari Teh Eni ternyata menjadi 'putra buah' di PMI. Teh Eni sempat bingung juga, karena dulu mereka memanggil 'Neng', sekarang menyapa 'Ibu'...

Perjalanan meraih keberhasilan tentu membutuhkan perjuangan, begitu pula yang dilalui oleh Teh Eni. Bu Dokter kita ini membagi pengalamannya mempraktekkan beberapa tips meraih kesuksesan.

Langkah pertama dan yang terpenting menurut Teh Eni adalah niat dulu. Selepas itu lalu menuliskan keinginan-keinginan dan impian-impian yang ingin diraih. Setiap ada yang sudah terwujud, Teh Eni memberi tanda (sudah tercapai), dan tidak lupa menulis juga hambatan serta kendalanya.

"Yang hrs selalu diingat, " kata Teh Eni, "Adalah ikuti kata hati, karena hati tidak pernah salah... Hati akan selalu menentun kita ke tujuan yang baik..."

Teh Eni juga menganjurkan untuk membaca buku-buku tentang kesuksesan orang-orang yang diidolakan. Ketika keberhasilan sudah diraih, kita juga harus selalu ingat untuk berbagi kebahagiaan dengan orangtua, termasuk disaat memperoleh rezeki untuk membagi sebagian kepada orang tua, saudara dan sedekah untuk yang membutuhkan.

Apa pesan Teh Eni untuk adik-adik pelajar SMPN 1 Ciamis sekarang?

"Jadilah diri kamu sendiri adik-adikku dan selalu optimis mengikuti kata hati... Jangan sekali-sekali mengangap rendah yg lain..." Teh Eni menutup obrolannya dengan alumnismpn1ciamis.com.

Akang/Teteh alumni SMPN 1 Ciamis ditunggu bergabung dalam wadah IKA NESACIS, mengikuti jejak Teh Eni dan para alumni lain yang sudah mengirimkan konfirmasi atau mengisi formulir online. Silakan klik link ini untuk lebih jelasnya: TAHAPAN PENDAFTARAN IKA NESACIS

Post a Comment

No comments