Yang Tak Terlupa dari Upacara Bendera di SMPN 1 Ciamis

Hari senin, hari upacara bendera. Apa saja sih yang lekat di ingatan dari pengalaman mengikuti upacara bendera selama di SMPN 1 Ciamis dulu. Sebagian besar alumni SMPN 1 Ciamis pasti masih mengingatnya dengan baik.

Upacara hari Senin adalah hasil latihan di hari Minggu, dan dulu upacara ini diselenggarakan secara bergilir dari kelas satu ke kelas lainnya. Pembagian tugas ditetapkan dari mulai protokoler, pemimpin upacara, pembaca teks Pembukaan UUD 45, ajudan inspektur upacara, paduan suara dan lainnya.

Pada saat upacara berlangsung, ada tim patroli keamanan sekolah dan guru BP yang memeriksa dari kelas ke kelas, siapa tahu ada yang tidak ikut tanpa alasan. Biasanya siswa yang sakit tetap tinggal di kelas atau ke ruang UKS.

Yang tak terlupa tentu saja pengalaman-pengalaman unik, seperti pengibaran bendera yang pabeulit alias salah narik ujung bendera sehingga bendera terbelit dan harus dibetulkan. Juga beberapa siswa/i yang tidak kuat menahan berdiri, jatuh pingsan karena mungkin belum sarapan.

Sewaktu upacara masih menggunakan iringan musik (gitar) maka kesalahan penyetelan gitar bisa berakibat kurang nyaman di telinga, karena fals nadanya. Masih untung jika paduan suara tampil dengan maksimal, jika ternyata juga ikut-ikutan fals, maka tentu jadi tambah kurang nyaman didengar.

Suara pemimpin upacara juga harus mantap. Jika terjadi 'selip suara' sewaktu berteriak, yang ada juga menjadi pemancing rasa kasihan plus ingin ketawa. Padahal untuk menjadi pemimpin upacara atau petugasa lainnya cukup membutuhkan mental, maklumlah dipelototi ratusan pasang mata. Misalnya menjadi pemimpin aubade atau paduan suara, ketika memimpin menyanyikan lagu, maka semua pasang mata juga memperhatikan.

Banyak sekali pengalaman unik berupacara di SMPN 1 Ciamis. Silakan Akang/Teteh alumni sendiri yang melengkapi di kotak komentar ya...

Post a Comment

No comments