Misteri Hilangnya Angkatan 1978 dari Daftar Alumni SMPN 1 Ciamis

Angkatan 78 memang 'hilang' dari daftar angkatan alumni SMPN 1 Ciamis. Hilang dalam tanda kutip karena bukan benar-benar hilang. Akang/Teteh dari angkatan tersebut tetap lulus sekolah, tetapi tidak dengan waktu belajar yang 'normal' seperti kebanyakan dari kita. Kita belajar di SMP selama 3 tahun bukan? Ya, itulah yang umum terjadi, tapi itu tidak terjadi untuk siswa baru SMPN 1 Ciamis yang memulai belajar di tahun 1977.

Konon tahun ajaran SD masih diakhiri di bulan Desember pada tahun 1977, sehingga siswa baru SMP mulai belajar di bulan Januari 1978 dan lulus SMP di bulan Desember 1980. Tetapi menurut keterangan Teh Tutun Rachmawati (angkatan kelulusan 80/81), "...ada tambahan 1/2 tahun karena perubahan awal tahun ajaran dari Desember ke Juni". Artinya Teh Tutun dan teman-teman seangkatannya lulus dari SMPN 1 Ciamis pada bulan Juni 1981, setelah tiga setengah tahun bersekolah.

Terjawab sudah 'misteri' hilangnya angkatan 1978 Alumni SMPN 1 Ciamis, karena memang tidak ada yang lulus di tahun itu. Sebaliknya kalau kita sebut sebagai angkatan 1979, sebenarnya Akang/Teteh angkatan tersebut seharusnya lulus pada bulan Desember tahun 1978, tetapi ternyata lulus bulan Juni 1979. Angkatan 1979 (lulus Juni 1980), dan angkatan 1980 (jadinya lulus Juni 1981). Penyebutan Angkatan 78/79, Angkatan 79/80 dan Angkatan 80/81 nampaknya memang cukup tepat dan beralasan. Angkatan 1982 sudah 'normal' kembali bersekolah selama tiga tahun.

Mengenai sebab musabab perubahan tahun ajaran, menurut informasi didasarkan pada Keputusan Menteri P & K (waktu itu dijabat oleh Prof. Dr. Daud Jusuf) pada Agustus 1978, yang merubah awal tahun ajaran menjadi bulan Juni dan diakhiri pada bulan Juli tahun berikutnya.

Sebagai info penutup, menurut Kang Dedi Saefudin, pada saat Keputusan Menteri P & K ditetapkan di tahun 1978, pejabat kepala sekolah SMPN 1 Ciamis adalah Bapak Karnaen (Guru Teladan), tetapi di tahun 1981 ijazah sudah ditandatangani pejabat baru Bapak Supan.

Mohon bantuan Akang/Teteh yang masih ingat kondisi waktu itu untuk sudi menambah informasi dan kejelasan proses transisi tersebut. Terima kasih banyak, semoga menjadi tambahan pengetahuan tentang sejarah SMPN 1 tercinta.

Post a Comment

No comments