Kisah Para Alumni SMPN 1 Ciamis yang 'Tukang Mabur'

Kenyataan tidak bisa dipungkiri, sejarah telah mencatat, memang ada diantara para alumni SMPN 1 Ciamis yang dulunya punya spesialisasi tukang mabur alias mabal dari sekolah pada jam pelajaran. Bagaimana kisah mereka?

Kang Dani Ramdani mengaku dengan jujur, "Kalo kabur kita lewat benteng, terus turun ke bawah ke Cileueur, belakang pas lapang basket... Masih bisa gak ya kira-kira sekarang? Soalnya dulu saya sering kabur lewat sana... hahahaha." (Pertanyaannya menyiratkan masih ada hasrat adventure yang ingin diulang di lokasi yang sama ^^)

"Gara-gara rerencangan salah strategi dalam ngajleng tina jandela... jadi dampakna kapergok ku Bapa Agus Sukanda, dan kita divonis skotjump 50x..." demikan kisah Kang Yadi Idox.

"Hampir unggal dinten eta mah (mabal kaluar kelas, red.), da kapungkur kelas F anu caket BP aya hiji jandela nu teu aya kacaan. Janten bade mabur atanapi jajan teh lewat jandela. Lamun teu aya guru panto kelasna di tutup. Nuju di ajar teh pami ditinggalkeun guru bari ngaremil emameun...," kata Kang Dens Putra Galuh.

Sebagai konsekuensi dari kenakalan, para alumni dulu memang sempat menerima hukuman. Banyak jenis hukumannya, dan diantara yang dilaporkan para 'pelaku' adalah:
1. ngorondang di kelas (kata Kang Alie Nurdin)
2. ngurilingan lapang basket
3. disetrap, berdiri didepan peserta upacara sambil ditempeli kartu gapleh dina tarang (kata Kang Cicak hehe), dan banyak ragam hukuman lain.

Meski sempat mengalami kenakalan-kenakalan, tapi sekarang para alumni sudah tersebar dan berkarya di dunia kerja dan posisi masing-masing. Tidak ada satupun yang mengaku dendam dengan hukuman Bapak/Ibu Guru, dan bahkan para alumni mengucap terima kasih pada sekolah dan guru-guru tercinta.

Masih adakah kisah menarik Akang/Teteh seputar mabur alias mabal di jam pelajaran? Silakan berbagi kisah di kotak komentar ya...

Post a Comment

1 comment:

  1. mantan siswa bageurApril 15, 2012 at 2:49 PM

    bagusnya mah ada pasilitas plying pox, kangge nyebrang cileueur... hahaha...

    ReplyDelete